Sosmed:

Latest Post

Thursday, 28 April 2016

Prof KH Ali Mustafa Yaqub meninggal dunia, Mantan Imam Besar Masjid Istiqlal

Tentang islam - Mantan imam besar Masjid Istiqlal, Prof KH Ali Mustafa Yaqub meninggal dunia. Ali Mustafa meninggal di RS Hermina, Jakarta.


http://semua-tentang-agam-islam.blogspot.co.id/
Prof KH Ali Mustafa Yaqub meninggal dunia



Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Asrorun Niam mengatakan, KH Ali Mustafa meninggal di RS Hermina sekitar pukul 06.00 WIB, Kamis (28/4/2016).

"Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Telah berpulang ke rahmatullah guru kita Prof KH Ali Mustafa Yaqub pukul 06.00 WIB di Rumah Sakit Hermina, Semoga amal baik beliau diterima di sisi Allah SWT dan diampuni dosa-dosanya," kata Asrorun lewat pesan singkatnya kepada detikcom.

KH Ali Mustafa lahir di Kemiri, Batang 02 Maret 1952. KH Ali Mustafa juga merupakan mantan Wakil Ketua Fatwa MUI.

"Dia juga lebih dikenal sebagai salah satu ulama Indonesia ahli hadis yang aktif mendakwahkan Islam moderat hingga ke mancanegara," kata Asrorun.

Wednesday, 27 April 2016

5 Amalan ini Bisah Membuka Pintu Rezeki

Tentang islam

http://semua-tentang-agam-islam.blogspot.co.id/
5 Amalan ini Bisah Membuka Pintu Rezeki

1. Berdo'a minta kepada Allah

Seperti Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam beliyau senantiasa berdo'a memohon rezeki setiap menyelesaikan sholat subuh, hendaklah kita juga melakukanya.

"Ya Allah, aku memohon kepada Engkau ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amalan yang diterima" (HR. Ahmad)

2. Memperbanyak istighfar dan taubat

Dengan beristighfar dapat membuka pintu rezeki, Hendaklah kita memperbanyak istighfar, Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam mengucapkan istighfar kepada Allah sangatlah banyak, setiap harinya. Sedangkan kita tahu bahwa beliyau adalah manusia yang terjamin surganya.

Nabi Nuh 'alahis salam pernah berkata kepada kaumnya yang dikatakan oleh Allah dalam al-Quran:


فَقُل فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّارًا (١٠) يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا (١١) وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَارًا

Artinya : "Maka aku katakan kepada mereka, Beristighfarlah kepada Rabb-mu, sesunggunya Dia adalah Maha Pengampun, niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepaamu dengan lebat dan melengkapkan harta dan anak-anakmu, dan mengadakan untukmu kebun-kebun, dan mengadakan pula di dalamnya sungai-sungai." (QS. Nuh 71 Ayat 10-12).

Allah menjelaskan secara detail tentang rezeki dengan berisrighfar sperti yang tercantum pada ayat diatas. Yang diperkuat dengan hadits nabi yang menyatakan hal yang sama.

Diucapkan dalam hadits: 

مَنْ لَزِمَ الِاسْتِغْفَارَ، جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَمِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ


Artinya: '“Sesiapa yang sentiasa beristighfar, maka Allah menjadikan untuknya dari setiap kesedihan ada kegembiraan, bagi setiap kesempitan ada jalan keluar, dan memberinya rezeki yang tidak disangka-sangka.” (Hadis Riwayat Ahmad dan Abu Daud. Dinilai sahih sanadnya oleh Ahmad Syakir. ) (Tafsir Ibnu Katsir, 4/329)

3. Menyambung silaturahmi

Amalan bisah membuka pintu rezeki selanjutnya adlah dengan menyambung tali silaturahim kepada kerabat. Silaturahim di sini bukan hanya berkunjung kepada teman atau tetangga, tapi hendaknya kita mejalani hubungan yang baik kepada saudara, kerbat terlebih lagi yang mempunyai hubungan darah dengan kita.

Dijelaskan dalam hadits shahih bahawa silaturahim memperpanjang umur dan memperbanyak rezeki.

"Siapa yang bertakwa kepada Rabbnya dan menyambung silaturahmi niscaya akan dipanjangkan umurnya dan hartanya akan diperbanyak, serta keluarganya akan mencintainya." (HR. Bukhari: hadits no. 58).

4. Perbanyak sedekah.
Sedekah atau sedekah boleh dilakukan dengan harta mahupun makanan, diberikan kepada seorang yang memerlukan. Hadits riwayat Abu Hurairah menjelaskan bahawa sedekah tidak akan mengurangi harta. Dengan begitu makna yang tersirat adalah memperbanyak harta.
Dari Asma’ binti Abu Bakar berkata, Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda bahawa:
“Janganlah engkau menyimpan harta tanpa menyedekahkannya, jika tidak maka Allah akan menahan rezeki untukmu.”
Allah tidak akan menahan rezeki bagi orang yang gemar bersedekah. Hal itu bererti semakin banyak sedekah maka semakin sering pula Allah memberikan rezeki. Pada zaman Rasulullah para sahabat berebut untuk sedekah kerana mengetahui keutamaannya.
Allah Akan Mnggantikan Harta Orang yang Bersedekah.
Sabda Rasulullah SAW. yang bermaksud :
“Tidaklah hamba-hamba Allah bangun di pagi hari, kecuali disertai dengan turunnya dua malaikat. Salah satu dari keduanya lalu berkata : ‘Ya Allah berilah orang yang berinfaq ganti (dari barang yang diinfaqkan)’. Dan salah satu lagi berkata ; ‘Ya Allah berilah orang yang menahan (bakhil) akan kerugian.” (HR. Bukhari dan Muslim).
5. Sholat Dhuha
Sholat dhuha merupakan sholat sunnah yang dilakukan pada waktu dhuha. Waktu dhuha bermula 28 minit setelah waktu syuruk. dan habis 9 minit sebelum masuk waktu zuhur.
Dijelaskan dalam sebuah hadis bahawa setiap ruas tulang di badan ini dalam keadaan berhutang sedekah setiap hari, dan hutang itu boleh dibayar dengan sholat dhuha.
“Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab tiap kali bacaan tasbih itu adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada yang ma’ruf adalah sedekah, mencegah yang mungkar adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu, maka cukuplah mengerjakan dua rakaat sholat dhuha.” [HR Muslim 1181]
Memang tidak dijelaskan secara jelas hubungan sholat dhuha dan rezeki. Akan tetapi kita boleh mengambil kesimpulan bahawa sholat dhuha sama dengan sedekah
Demikian beberapa amalan pembuka pintu rezeki yang boleh kita lakukan jika ingin rezeki terbuka luas. Namun, yang perlu diperhatikan bagi kita bahawa beramal ibadah sebaiknya tidak mengharap imbalan dunia semata, akan tetapi akhirat yang diutamakan;.
Maka kerjakan 5 amalan pembuka rezeki tersebut dengan ikhlas dan mengharap pahala dari Allah SWT. Jika Allah memberikan rezekinya di dunia maka bersyukurlah.

Tentang islam

Friday, 22 April 2016

4 Sifat Nabi yang Harus Kita Teladani

Shiddiq, Amanah, Fathonah, dan Tabligh



http://semua-tentang-agam-islam.blogspot.co.id/2016/04/4-sifat-nabi-yang-harus-kita-teladani.html
4 Sifat Nabi yang Harus Kita Teladani


لَّقَدْ كَانَ لَكُمْ فِى رَسُولِ ٱللَّهِ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌۭ لِّمَن كَانَ يَرْجُوا۟ ٱللَّهَ وَٱلْيَوْمَ ٱلْءَاخِرَ وَذَكَرَ ٱللَّهَ كَثِيرًۭا

“Sesungguhnya telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan kedatangan hari kiamat dan dia banyak menyebut Allah.” [Al Ahzab 21]


Nabi Muhammad memiliki akhlaq dan sifat-sifat yang sangat mulia. Oleh karena itu hendaklah kita mempelajari sifat-sifat Nabi seperti Shiddiq, Amanah, Fathonah, dan Tabligh. Memang banyak sifat-sifat baik Nabi lainnya seperti sabar, rendah hati, lemah-lembut, dsb. Namun di sini kita fokus pada sifat yang 4 di atas. Mudah-mudahan dengan memahami sifat-sifat itu, selain kita bisa terhindar dari mengikuti orang-orang yang mengaku sebagai Nabi, kita juga bisa meniru sifat-sifat Nabi sehingga kita juga jadi orang yang mulia.



1. Shiddiq

Shiddiq artinya benar. Bukan hanya perkataannya yang benar, tapi juga perbuatannya juga benar. Sejalan dengan ucapannya. Beda sekali dengan pemimpin sekarang yang kebanyakan hanya kata-katanya yang manis, namun perbuatannya berbeda dengan ucapannya.
Mustahil Nabi itu bersifat pembohong/kizzib, dusta, dan sebagainya.

وَمَا يَنطِقُ عَنِ ٱلْهَوَىٰٓ

Dan tiadalah yang diucapkannya itu (Al Qur’an) menurut kemauan hawa nafsunya.

إِنْ هُوَ إِلَّا وَحْىٌۭ يُوحَىٰ

Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan kepadanya” [An Najm 4-5]


2. Amanah

Amanah artinya benar-benar bisa dipercaya. Jika satu urusan diserahkan kepadanya, niscaya orang percaya bahwa urusan itu akan dilaksanakan dengan sebaik-baiknya. Oleh karena itulah Nabi Muhammad SAW dijuluki oleh penduduk Mekkah dengan gelar “Al Amin” yang artinya terpercaya jauh sebelum beliau diangkat jadi Nabi. Apa pun yang beliau ucapkan, penduduk Mekkah mempercayainya karena beliau bukanlah orang yang pembohong.
“Aku menyampaikan amanat-amanat Tuhanku kepadamu dan aku hanyalah pemberi nasehat yang terpercaya bagimu.” [Al A’raaf 68]
Mustahil Nabi itu khianat terhadap orang yang memberinya amanah.
Ketika Nabi Muhammad SAW ditawari kerajaan, harta, wanita oleh kaum Quraisy agar beliau meninggalkan tugas ilahinya menyiarkan agama Islam, beliau menjawab:
”Demi Allah…wahai paman, seandainya mereka dapat meletakkan matahari di tangan kanan ku dan bulan di tangan kiri ku agar aku meninggalkan tugas suci ku, maka aku tidak akan meninggalkannya sampai Allah memenangkan (Islam) atau aku hancur karena-Nya”……
Meski kaum kafir Quraisy mengancam membunuh Nabi, namun Nabi tidak gentar dan tetap menjalankan amanah yang dia terima.
Seorang Muslim harusnya bersikap amanah seperti Nabi.




3. Tabligh

Tabligh artinya menyampaikan. Segala firman Allah yang ditujukan oleh manusia, disampaikan oleh Nabi. Tidak ada yang disembunyikan meski itu menyinggung Nabi.

لِّيَعْلَمَ أَن قَدْ أَبْلَغُوا۟ رِسَٰلَٰتِ رَبِّهِمْ وَأَحَاطَ بِمَا لَدَيْهِمْ وَأَحْصَىٰ كُلَّ شَىْءٍ عَدَدًۢا

“Supaya Dia mengetahui, bahwa sesungguhnya rasul-rasul itu telah menyampaikan risalah-risalah Tuhannya, sedang (sebenarnya) ilmu-Nya meliputi apa yang ada pada mereka, dan Dia menghitung segala sesuatu satu persatu.” [Al Jin 28]
“Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling,
karena telah datang seorang buta kepadanya” [‘Abasa 1-2]

Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa firman Allah S.80:1 turun berkenaan dengan Ibnu Ummi Maktum yang buta yang datang kepada Rasulullah saw. sambil berkata: “Berilah petunjuk kepadaku ya Rasulullah.” Pada waktu itu Rasulullah saw. sedang menghadapi para pembesar kaum musyrikin Quraisy, sehingga Rasulullah berpaling daripadanya dan tetap mengahadapi pembesar-pembesar Quraisy. Ummi Maktum berkata: “Apakah yang saya katakan ini mengganggu tuan?” Rasulullah menjawab: “Tidak.” Ayat ini (S.80:1-10) turun sebagai teguran atas perbuatan Rasulullah saw.
(Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi dan al-Hakim yang bersumber dari ‘Aisyah. Diriwayatkan pula oleh Ibnu Ya’la yang bersumber dari Anas.)
Sebetulnya apa yang dilakukan Nabi itu menurut standar umum adalah hal yang wajar. Saat sedang berbicara di depan umum atau dengan seseorang, tentu kita tidak suka diinterupsi oleh orang lain. Namun untuk standar Nabi, itu tidak cukup. Oleh karena itulah Allah menegurnya.
Sebagai seorang yang tabligh, meski ayat itu menyindirnya, Nabi Muhammad tetap menyampaikannya kepada kita. Itulah sifat seorang Nabi.
Tidak mungkin Nabi itu Kitman atau menyembunyikan wahyu.


4. Fathonah

Fathonah artinya Cerdas. Mustahil Nabi itu bodoh atau jahlun. Dalam menyampaikan 6.236 ayat Al Qur’an kemudian menjelaskannya dalam puluhan ribu hadits membutuhkan kecerdasan yang luar biasa.
Nabi harus mampu menjelaskan firman-firman Allah kepada kaumnya sehingga mereka mau masuk ke dalam Islam. Nabi juga harus mampu berdebat dengan orang-orang kafir dengan cara yang sebaik-baiknya.
Apalagi Nabi mampu mengatur ummatnya sehingga dari bangsa Arab yang bodoh dan terpecah-belah serta saling perang antar suku, menjadi satu bangsa yang berbudaya dan berpengetahuan dalam 1 negara yang besar yang dalam 100 tahun melebihi luas Eropa. Negara tersebut membentang dari Spanyol dan Portugis di Barat hingga India Barat.
Itu semua membutuhkan kecerdasan yang luar biasa.
Bahkan Michael H Hart yang sebetulnya membenci Muslim pun menempatkan Nabi Muhammad sebagai tokoh nomor 1 mengungguli Yesus dan tokoh-tokoh dunia lainnya karena prestasi Nabi Muhammad yang luar biasa di bukunya yang berjudul “The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History. Bukan hanya dari segi agama, tapi juga dari segi dunia.

Tentang Islam


Baca juga : ALKITAB BERUSIA 1500 TAHUN JELASKAN BAHWA YESUS KRISTUS TIDAK DISALIB

Thursday, 21 April 2016

Alkitab Berusia 1500 Tahun Jelaskan Bahwa Yesus Kristus Tidak Disalib

ALKITAB berusia 1500 tahun telah ditemukan di Turki. Ditemukan pada tahun 2000, alkitab yang diperkirakan sebagai Injil Barnabas telah disimpan oleh pemerintah Turki di Museum of Etnografi Ankara dengan pengawalan polisi. Barnabas adalah seorang murid Kristus, dalam penjelasannya, mengklaim bahwa Yesus tidak disalibkan, ia mengatakan bahwa Yesus Kristus hidup dan naik ke surga, sementara Yudas Iskariot disalibkan di tempatnya. Selain itu, Alkitab berusia 1.500 tahun itu, menjelaskan bahwa Yesus Kristus bukanlah anak Tuhan, tetapi hanya seorang nabi yang menyampaikan firman Allah.

Alkitab berusiya 1500 Tahun


Menurut sebuah laporan untuk The National Turk, Alkitab diduga sebagai Injil Barnabas itu disita dari penyelundup di daerah Mediterania pada tahun 2000, dan disimpan di sebuah gedung pengadilan Turki sampai kondisi aman untuk bisa didimpan di museum. Pihak berwenang medakwa pencuri dengan tuduhan”penyelundupan barang antik, penggalian ilegal dan kepemilikan bahan peledak,” mereka telah dikirim ke pengadilan. Sementara polisi Turki memprediksi bahwa usia Alkitab bisa setua “2 ribu tahun.”
Vatikan telah membuat permintaan resmi untuk diberikan akses kepada Alkitab itu, namun Alkitab yang ditaksir sebagai benda berharga bernilai $28juta US Dolar tersebut saat ini dipegang oleh pemerintah Turki dengan aman. Kalimat-kalimat suci pada alkitab itu ditulis tangan, dalam dialek Syriac, dengan tinta emas yang diikat oleh kulit hewan. Syriac adalah dialek Aramaic, atau bahasa asli dari Yesus Kristus. Aramaic itu sendiri adalah bahasa yang hampir mati, jarang digunakan dalam masyarakat modern saat ini. Aramaic hanya diucapkan di sebuah desa kecil di dekat Damaskus.
Menurut Christian Post, sebuah fotokopi halaman dari kitab suci ini dijual dengan harga yang sangat mengejutkan, yakni $1,7 juta US Dolar. Selain usia dan konstruksi sempurna dari Alkitab, isi dari kitab suci itu adalah apa yang membuatnya begitu berharga. Injil Barnabas tidak termasuk dalam Perjanjian Baru bersama Matius, Markus, Lukas dan Yohanes.
Karya ini menentang ide-ide yang diusulkan dalam Perjanjian Baru yang tersebar luas, dan sebagai gantinya memiliki kesamaan nyata pada interpretasi Muslim terhadap Yesus. Injil Barnabas bahkan berisi cerita di mana Yesus memprediksi kedatangan Nabi Muhammad. Karena fakta ini, banyak pengikut Islam percaya bahwa Injil yang asli disembunyikan oleh Perpustakaan Vatikan.
Tentang islam
*referensi: latin times

Saturday, 12 March 2016

Apakah Allah Mencintaiku...?


http://semua-tentang-agam-islam.blogspot.co.id/
Apakah Allah Mencintaiku


Syeikh Ali Musthafa Thanthawi -rahimahullah- pernah berkata:

"Apakah Allah mencintaiku?"
Pertanyaan ini terus mengusikku!
Aku teringat bahwa kecintaan Allah Ta'ala kepada hamba-hamba-Nya hadir karena beberapa sebab dan sifat yang disebutkan didalam al Quran al Karim..

Aku membalikkannya kedalam memoriku, untuk membandingkan apakah diriku sudah seperti yang disebutkan di dalam Al-Qur'an, agar aku dapat menemukan  jawaban atas pertanyaanku itu.

  • Aku menemukan bahwa Allah mencintai "orang-orang yang bertakwa" dan aku tidak berani menganggap diriku bagian dari mereka (yang bertakwa)..!


  • Aku menemukan bahwa Allah mencintai "orang-orang yang sabar" maka aku teringat betapa tipisnya kesabaranku...!


  • Aku menemukan bahwa Allah mencintai "orang-orang yang berjihad" maka aku pun tersadar akan kemalasanku dan rendahnya perjuanganku...!


  • Aku menemukan bahwa Allah mencintai "orang-orang yang berbuat baik" Betapa jauhnya diriku dari sifat ini.

Saat itulah aku berhenti meneruskan pencaharian dan pengamatanku : Aku takut bila nanti aku tidak menemukan sesuatu pun didalam diriku yang dapat menyebabkan Allah mencintaiku !
Aku periksa semua amal-amalku....

Ternyata di dalamnya banyak yang bercampur dengan kemalasan/kelemahan, kotoran-kotoran dan dosa-dosa. seketika itu terbersitlah dalam ingatanku firman Allah Ta'ala :

( إنّ الله يحب التوابين )

"Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang bertaubat."

Seakan-akan aku menjadi faham bahwa ayat itu adalah untuk diriku dan orang-orang yang sepertiku, seketika mulutkupun mulai komat-kamit membaca:

أستغفر الله وأتوب إليه
أستغفر الله وأتوب إليه
أستغفر الله وأتوب إليه


Astaghfirullah wa Atuubu ilaihi
"Aku memohon ampunan Allah dan aku bertaubat kepada Nya".

Diterjemahkan dari: mktaba
Ustadz Aan Chandra Thalib

Tuesday, 16 February 2016

Musuh Dalam Selimut

http://semua-tentang-agam-islam.blogspot.co.id/
Musuh Dalam Selimut

Tentang Islam
Ustadz Abdullah Zaen, MA

“Bagai musuh dalam selimut” adalah sebuah peribahasa yang memiliki makna: orang dekat yang berkhianat diam-diam. Musuh yangg berasal dari kalangannya sendiri. Musuh dekat yangg dapat membuat celaka.

Jadi, musuh kita, bisa jadi adalah orang yang terdekat dengan kita! Hal itu telah diingatkan Allah Jalla wa ‘ala dalam firman-Nya,

“يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِنَّ مِنْ أَزْوَاجِكُمْ وَأَوْلَادِكُمْ عَدُوًّا لَكُمْ فَاحْذَرُوهُمْ”.

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya diantara istri-istrimu dan anak-anakmu 
ada yang menjadi musuh bagimu, maka berhati-hatilah thd mereka”. QS. At-Taghabun (64): 14.

Istri dan anak yang merupakan musuh kita adalah mereka yang menghalangi kita dari jalan Allah dan melemahkan semangat dalam beribadah. Maka berhati-hatilah untuk mengikuti arahan mereka! Demikian penafsiran yang disampaikan Imam ath-Thabary.

Manusia bertabiat mencintai anak dan istri. Maka Allah menasehati para hamba-Nya agar jangan sampai kecintaan tersebut berakibat terseret mengikuti keinginan-keinginan mereka yang menyimpang dari agama.

Manakala Anda akan berzakat, lalu istri menyampaikan seribu satu alasan; ingin beli kulkas baru lah, anak minta uang jajan lebih lah, perlu beli televisi yang lebih besar lah. Berhati-hatilah, istri Anda sedang terjangkiti virus musuh.

Manakala Anda membangunkan anak untuk berangkat shalat Shubuh di masjid, kemudian istri menghalangi dengan alasan kasihan masih ngantuk; maka berhati-hatilah, itu merupakan salah satu indikasi adanya sifat musuh dalam diri istri.

Manakala Anda ingin berpegang dengan prinsip akidah dan sunnah, lalu istri berargumen, “Janganlah pak, 'ntar kita jadi bahan omongan tetangga” ; berhati-hatilah, itu pertanda istri berpeluang untuk menjadi musuh.

Adapun istri yang merupakan teman setia Anda adalah: istri yang membangunkan Anda manakala suara adzan dikumandangkan, saat Anda masih tertidur lelap.

Sumber: BBM @kajianislam

Dunia telah diberikan pada empat orang ini

semua-tentang-agam-islam.blogspot.co.id
Dunia telah diberikan pada empat orang ini
Tentang Islam - Mari merunung sejenak, termasuk yang manakah kita ?

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
.
إِنَّمَا الدُّنْيَا لأَرْبَعَةِ نَفَرٍ عَبْدٍ رَزَقَهُ اللَّهُ مَالاً وَعِلْمًا فَهُوَ يَتَّقِى فِيهِ رَبَّهُ وَيَصِلُ فِيهِ رَحِمَهُ وَيَعْلَمُ لِلَّهِ فِيهِ حَقًّا فَهَذَا بِأَفْضَلِ الْمَنَازِلِ وَعَبْدٍ رَزَقَهُ اللَّهُ عِلْمًا وَلَمْ يَرْزُقْهُ مَالاً فَهُوَ صَادِقُ النِّيَّةِ يَقُولُ لَوْ أَنَّ لِى مَالاً لَعَمِلْتُ بِعَمَلِ فُلاَنٍ فَهُوَ بِنِيَّتِهِ فَأَجْرُهُمَا سَوَاءٌ وَعَبْدٍ رَزَقَهُ اللَّهُ مَالاً وَلَمْ يَرْزُقْهُ عِلْمًا فَهُوَ يَخْبِطُ فِى مَالِهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ لاَ يَتَّقِى فِيهِ رَبَّهُ وَلاَ يَصِلُ فِيهِ رَحِمَهُ وَلاَ يَعْلَمُ لِلَّهِ فِيهِ حَقًّا فَهَذَا بِأَخْبَثِ الْمَنَازِلِ وَعَبْدٍ لَمْ يَرْزُقْهُ اللَّهُ مَالاً وَلاَ عِلْمًا فَهُوَ يَقُولُ لَوْ أَنَّ لِى مَالاً لَعَمِلْتُ فِيهِ بِعَمَلِ فُلاَنٍ فَهُوَ بِنِيَّتِهِ فَوِزْرُهُمَا سَوَاءٌ
.
“Dunia telah diberikan pada empat orang:
.
Orang pertama, diberikan rizki dan ilmu oleh Allah. Ia kemudian bertakwa dengan harta tadi kepada-Nya, menjalin hubungan dengan kerabatnya, dan ia pun tahu kewajiban yang ia mesti tunaikan pada Allah. Inilah sebaik-baik kedudukan.
.Orang kedua, diberikan ilmu oleh Allah namun tidak diberi rizki berupa harta oleh Allah. Akan tetapi ia punya niat yang kuat (tekad) sembari berujar, ‘Seandainya aku memiliki harta, aku akan beramal seperti si fulan.’ Orang ini akan mendapatkan yang ia niatkan. Pahalanya pun sama dengan orang yang pertama.
.
Orang ketiga, diberikan rizki oleh Allah berupa harta namun tidak diberikan ilmu. Ia akhirnya menyia-nyiakan hartanya tanpa dasar ilmu, ia pun tidak bertakwa dengan harta tadi pada Rabbnya dan ia juga tidak mengetahui kewajiban yang mesti ia lakukan pada Allah. Orang ini menempati sejelek-jelek kedudukan.
.
Orang keempat, tidak diberikan rizki oleh Allah berupa harta maupun ilmu. Dan ia pun berujar, ‘Seandainya aku memiliki harta, maka aku akan berfoya-foya dengannya.’ Orang ini akan mendapatkan yang ia niatkan. Dosanya pun sama dengan orang ketiga.” [HR. Tirmidzi no. 2325, shahih kata Syaikh Al Albani]


Semoga renungan ini bermanfaat...
Sumber: G+