Sosmed:

Saturday, 23 January 2016

Percikan Air Pembawa Azab

 Percikan Air Pembawa Azab, 

Tidak sedikit orang tua yang membiarkan anak-anaknya terutama laki-laki saat buang air kecil sambil berdiri. Sehingga anak terbiasa sampai ia baligh melakukan hal tersebut. Bahkan ada yang sampai tidak membersihkannya (tidak cebok). Padahal, air kencing itu najis yang menyebabkan terhalangnya ibadah, sholatnya menjadi tidak sah karena badan dan bajunya masih dalam keadaan kotor.
Islam datang dengan membawa aturan. Berbagai hal telah ada aturannya dalam Islam termasuk soal menghilangkan najis.

http://semua-tentang-agam-islam.blogspot.com/
Percikan Air Pembawa Azab

Percikan Air Pembawa Azab

Ibnu Abbas ra. berkata: “Suatu hari Rasulullah saw melewati kebun diantara kebun-kebun di Madinah. Tiba-tiba beliau mendengar suara dua orang yang sedang di siksa di dalam kuburnya” Kemudian Rasulullah SAW. bersabda:
Artinya: “Keduanya di azab, tetapi bukan karena masalah besar (dalam anggapan keduanya) lalu bersabda – benar (dalam riwayat lain: Sesungguhnya ia masalah besar) salah satunya tidak meletakkan sesuatu untuk melindungi diri dari percikkan air kencingnya dan yang satu lagi suka mengadu domba“. (HR. Bukhari)
Nabi SAW. mengabarkan bahwa:
Hadits Tentang Azab Kubur Disebabkan Air Kencing
Artinya: “Kebanyakan azab kubur disebabkan oleh buang air kecil“. (HR. Ahmad)

Termasuk tidak cebok setelah selesai buang air kecil. Biasanya mereka tergesa-gesa menyudahi kencingnya yang belum selesai hingga sedikit menetes di anggota badannya atau celana yang dikenakannya.
Saat ini telah banyak kamar kecil yang hanya dilengkapi dengan bejana air kencing permanen yang menempel di tembok dalam ruangan terbuka. Setiap orang kencing tidak ada malu-malunya disaksikan orang yang berlalu lalang keluar masuk kamar mandi. Selesai kencing mereka tidak membasuhnya dengan bersih. Sehingga badannya atau pakaian yang dikenakannya .
Hadits Tentang Buang Air Kecil
Artinya: “Bersihkan diri kalian dari air kencing


Hadits Tentang Buang Air Kencing Sambil Berdiri
Artinya: “Di antara perangai yang buruk adalah seseorang kencing sambil berdiri“.(HR. At-Tirmidzi)


Jadi, menurut pendapat para ulama tentang kencing sambil berdiri tidaklah terlarang selama aman dari percikan air kencingnya.
Air kencing yang menjadi penyebab azab atau siksa kubur adalah karena kontaminasi air kencing itu dapat merusak ibadah seseorang tanpa diketahui orang tersebut. Bagaimana bisa? Contohnya saja seseorang yang baru selesai buang air kecil, lalu dia membersihkanya dengan cara tidak benar sehingga masih ada sisa atau percikan setetes air kencing yang jatuh atau tidak sengaja menetes di celananya, anggota badannya atau sandalnya. Kemudian orang tersebut pergi ke masjid. Nah, sandal yang terkena air kencing itu akan rentan di injak-injak oleh orang lain yang juga akan melakukan ibadah, maka tanpa disadari najis pulalah orang orang yang menginjak sandalnya. Sehingga tidak hanya dirinya yang merugi tapi juga dapat merugikan orang lain yang akan beribadah.

Demikan artikel Percikan Air Pembawa Azab semoga bermanfaat bagi kehidupna kita semua...

Tentang Islam

0 komentar:

Post a comment