Sosmed:

Wednesday, 27 January 2016

Keadaan Di Jannah

Tentang Islam - Berikutnya ialah firman Allah Ta'ala, "Dan berkeliling di sekitar mereka anak-anak muda untuk melayani mereka, seakan-akan mereka itu mutiara yang tersimpan."

http://semua-tentang-agam-islam.blogspot.co.id/
Keadaan Di Jannah


Informasi tentang para pelayan dan pengiring mereka di surga seolah-olah mereka adalah mutiara basah yang tersimpan dalam keelokan, keanggunan, kebersihan, dan keindahan pakaian mereka, hal ini sebagaimana Allah Ta'ala berfirman, "Mereka dikelilingi oleh anak­-anak muda yang tetap muda. Dengan membawa gelas, cerek dan sloki (piala) berisi minuman yang diambil dari mata air yang mengalir." Kemudian firman-Nya, "Dan sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain saling tanya menanya." Saling menghadap berbincang-bincang dan bertanya-tanya tentang berbagai perbuatan dan keadaan mereka semasa di dunia, seperti percakapan para peminum di depan minuman mereka.
 
"Mereka berkata, 'Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut akan adzab." Yakni dulu sewaktu di kampung dunia di kalangan keluarga, kami takut kepada Tuhan kami, khawatir terhadap adzab dan siksaan-Nya. "Maka Allah memberikan karunia kepada kami dan memelihara kami dari adzab neraka."
 
Ternyata Tuhan kami bermurah hati kepada kami dan melindungi kami dari apa yang kami takutkan, "Sesungguhnya kami dahulu menyembah -Nya. " Yakni berdoa sambil merendahkan diri kepada-Nya, maka Dia mengabulkan doa kami dan memberikan permintaan kami. "Sesungguhnya Dia-lah yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang."
 
Dari Anas diriwayatkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,
"Apabila penghuni surga telah masuk surga, mereka merasa rindu kepada saudara-saudara mereka, maka datanglah dipan yang satu hingga sejajar dengan dipan yang lain, lalu mereka terlibat percakapan. Yang satu bersandar dan yang lain pun bersandar, lalu keduanya pun terlibat perbincangan tentang apa yang dahulu terjadi di dunia. Salah seorang berkata kepada temannya, "Hai Fulan, tahukah engkau hari apa Allah memberi ampun kepada kita? Hari ketika kita berada di tempat ini dan itu, lalu kita berdoa kepada Allah Azza wa Jalla, ternyata Dia memberi ampun kepada kita." (HR. Al-Bazzar)
 
((Sumber : Al-Qalmuni, Syaikh Abu Dzar. Dunia Neraka & Surga dalam Tafsir Ibnu Katsir. Jakarta Timur : Pustaka Al-Kautsar, 2006)

Tentang Islam

0 komentar:

Post a comment