Sosmed:

Thursday, 28 January 2016

Berhiasnya Wanita Menurut Islam


Tentang Islam - Berhias merupakan suatu kebutuhan manusia terutama muslimah. Dan dalam islam semua diperhatikan secara detail termasuk dalam hal berhias ini. Berhias merupakan bagian dari sebuah keindahan, dan Allah, Tuhan kita pun mencintai keindahan sebagaimana, Rosullullah bersabda : “Sesungguhnya Allah itu indah & mencintai keindahan.”

http://semua-tentang-agam-islam.blogspot.co.id/
Berhiasnya Wanita Menurut Islam


  • Karena itu berhias menjadi bagian dalam hidup guna terciptanya keindahan.Dalam sebuah hadist: “Kalian akan mendatangi saudara-saudara kalian. Karenanya perbaikilah kendaraan kalian, & pakailah pakaian yang bagus sehingga kalian menjadi seperti tahi lalat di tengah-tengah umat manusia. Sesungguhnya Allah tak menyukai sesuatu yang buruk.” (HR. Abu Dawud & Hakim).

Sebagai muslimah kita dianjurkan untuk bisa berhias sesuai dengan syariat islam. Berhias bagi wanita ada tiga macam, yaitu berhias untuk suami, berhias di depan wanita & lelaki mahram (orang yang haram dinikahi), & berhias di depan lelaki bukan mahram.

Dari ketiga hal tersebut berhias untuk suamilah yang dianjurkan dalam islam, sedangkan berhias untuk mahram memiliki batasan-batasan yang harus dijaga dengan tidak menampakkan aurat. Lalu berhias untuk lelaki bukan mahram inilah yang dilarang hingga disebut sebagai tabarruj, dimana tabarruj ini menyebabkan banyak keburukan diantaranya terbukanya pintu perzinahan, merendahkan derajat wanita itu sendiri, timbulnya hawa nafsu yang tak terkendali, dan lain sebagainya.

Karena itu kita harus tahu bahwa ada 5 Adab berhias bagi wanita menurut Islam, apa sajakah :

1. Tidak menyerupai laki-laki.
Sungguh Rasulullah melaknat seorang wanita yang menyerupai laki-laki.” (HR. Abu Daud)

2. Menyambung rambut
“Rasulullah melaknat wanita yang menyambung rambutnya dgn rambut lain & wanita yang meminta agar rambutnya disambung.” (HR. Bukhari Muslim)

3. Mentato tubuhnya, menghilangkan sebagian atau seluruh alisnya, dan mengkir sela-sela giginya.

Ibnu Mas’ud radhiyallau ‘anhu berkata, “Allah melaknat wanita yang mentato bagian-bagian dari tubuh & wanita yang meminta utk ditato, wanita yang mencukur seluruh atau sebagian alisnya & wanita yang meminta utk dicukur alisnya, & wanita yang mengikir sela-sela gigi depannya utk kecantikan, yang merubah ciptaan Allah ‘Azza wa Jalla.”

4. Menyemir rambut degan warna hitam.
“Pada akhir zaman akan ada suatu kaum yang mewarnai (rambutnya) degan warna hitam seperti dada burung merpati, mereka tak akan mencium baunya surga.” (Shahih Jami’ush Shaghir).

5. Mengenakan wewangian bukan untuk suaminya (ketika keluar rumah)Baginda nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

“Setiap wanita yang menggunakan wewangian, kemudian ia keluar dan melewati sekelompok manusia agar mereka dapat mencium bau harumnya, maka ia adalah seorang pezina, dan setiap mata itu adalah pezina.” (Riwayat Ahmad, an-Nasa’i, dan al-Hakim dari jalan Abu Musa al-Asy‘ari radhiyallahu ‘anhu)

Berhias Untuk Suami Itu Ibadah

Terlebih bagi para wanita, yang Allah ciptakan sebagai pasangan lelaki bani Adam, fitrah berhias berperan penting dalam hidupnya. Bahkan fitrah ini bisa mengendalikan kebahagiaan kehidupan rumah tangganya. Hingga Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam memberikan predikat sebagai wanita terbaik, ketika sang istri bisa menyenangkan hati suaminya. Dari Abu Hurairahradhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallamditanya, ’Ya Rasulullah, wanita seperti apakah yang paling baik?’
Beliau bersabda,
Wanita yang menyenangkan suaminya apabila dilihat, mentaati suaminya ketika diperintah, tidak melakukan perbuatan yang membuat suaminya marah, dan tidak membelanjakan harta yang membuat suaminya benci.” (HR. Ahmad 7421, Nasai 3231, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Demikian hal-hal yang harus kita hindarkan dalam berhias. Sebaik-baik berhias wanita adalah menghiasi dirinya dengan kesantunan, akhlak mulia, dan ketaatan kepada Rabbnya.

Tentang islam

0 komentar:

Post a comment