Sosmed:

Saturday, 26 December 2015

Ketika Cinta Bersemi

Ketika Cinta Bersemi



Ustadz Nuruddin Abu Faynan, Lc
Mari kita perhatikan kehidupan rumah tangga kenabian; rumah tangga Rasulullah shallahu 'alaihi wasallam..
Dikisahkan dalam Shahih Bukhari dari Aisyah-semoga Allah meridhainya- berkata:
Tidaklah aku cemburu kepada seseorangpun dari istri-istri Nabi shallallahu’alaihi wasallam dan tidak pula kepada khadijah , aku tidak pernah melihatnya melainkan Rasulullah selalu menyebut-nyebut nya , dan kadang Nabi menyebelih kambing dan membagikan potongan-potongan kambing ke teman-teman Khadijah, kadang aku bertanya kepada Nabi Shallallahu alaihi wasallam: mengapa seolah-seolah tidak wanita di dunia ini selain khadijah?
Rasulullah shallallahu alaihi wasallam menjawab :
" Khadijah dulu begini dan begitu dan dari khadijah aku mndapatkan anak"
Saudara-saudaraku
Dalam hadits diatas nampak bahwa cinta nabi kepada istrinya tidak layu ditelan masa tetapi cinta-Nya bersemi sepanjang masa; Nabi memelihara hak istrinya di masa hidup dengan menggauli istrinya secara baik dan setelah meninggalnyapun memperlakukan istrinya dengan baik; selalu menyebut-nyebut kebaikannya dan mengenang terus istrinya dan nabi menyambungkn kebaikan kepada kenalan-kenalan istrinya.
Dalam hadits ini menjelaskan kemulian budi pekerti Nabi yang luhur dan selayaknya para suami memiliki budi pekerti yang luhur kepada istrinya dalam rangka mencontoh Nabi shallahu'alaihiwasallam dan begitu pula sebaliknya
Ikhwah fillah
Cinta kita akan bersemi indah dalam kehidupan Rumah tangga kita yang dibangun diatas agama dan akhlak yang mulia.
Akhlak pasutri sangat menentukan dalam membina rumah tangga yang harmonis penuh cinta.
Semoga bermanfa'at.
@kajianislam

0 komentar:

Post a comment